Sumo Ternyata Bukan Olahraga Biasa, Ini Alasannya!
Asal-Usul: Ritual Shinto dan Ramalan Pertanian
Sejarah sumo dapat dilacak hingga zaman mitologi Jepang. Dalam kitab Kojiki (712) dan Nihon Shoki (720), tercatat legenda pertarungan kekuatan antara dewa-dewa untuk menentukan kepemilikan wilayah. Pertarungan inilah yang dianggap sebagai cikal bakal sumo.
Bukti arkeologis juga mendukung hal ini. Pada zaman Kofun (abad ke-3 hingga ke-7), ditemukan haniwa (patung tanah liat) yang menggambarkan sosok pegulat sumo.
Pada zaman Nara (710–794), sumo mulai dijadikan ritual istana yang disebut "Sekan Sumo" (相撲節会). Pada dasarnya, ini adalah ramalan pertanian: setiap tanggal 7 Juli, para pegulat dari seluruh negeri dibagi menjadi tim Timur dan Barat untuk bertanding. Daerah yang diwakili oleh pihak pemenang diyakini akan mendapatkan panen melimpah pada tahun itu. Pada masa ini, nuansa sumo sebagai ritual suci yang dipersembahkan kepada dewa sangat kental.
⚔️ Zaman Samurai: dari Istana ke Medan Perang
Memasuki zaman Kamakura dan Sengoku (abad ke-12 hingga ke-16), Jepang berada di bawah kekuasaan kaum samurai, dan sisi praktis sumo mulai menonjol. Sumo dianggap sebagai latihan tempur dan sangat dihargai di kalangan samurai.
Contohnya, Oda Nobunaga, seorang daimyo (penguasa wilayah) terkenal dari zaman Sengoku, sangat menyukai sumo. Ia tidak hanya menggelar "Jourai Sumo" (pertandingan di hadapan penguasa), tetapi juga merekrut pegulat yang berprestasi sebagai pengikutnya.
🏛️ Zaman Edo: Profesionalisasi dan Pelembagaan
Zaman Edo (1603–1867) adalah periode yang sangat menentukan dalam sejarah sumo. Fondasi sumo modern terbentuk pada masa ini.
- Profesionalisasi dan "Kanjin Sumo": Untuk mengumpulkan dana pembangunan kuil, tempat suci, atau jembatan, muncul pertunjukan sumo berbayar yang disebut "Kanjin Sumo" (勧進相撲). Hal ini mendorong lahirnya rikishi profesional, dan sumo pun berubah dari hiburan kaum bangsawan menjadi tontonan rakyat jelata.
- Pembentukan Aturan dan Sistem: Karena pertandingan awal sering menimbulkan keributan bahkan sering dilarang pemerintah, para penyelenggara sumo mulai menetapkan aturan yang seragam. Ini mencakup penetapan dohyou (ring) berbentuk lingkaran dan perumusan 48 teknik kemenangan (Kimarite). Pada masa ini pula sistem "heya" (tempat latihan) untuk membina pegulat mulai terbentuk.
- Kemunculan Bintang dan Perkembangan Budaya: Pada periode ini muncul pegulat terkenal seperti Tanikaze, Onogawa, dan Raiden. Popularitas sumo melesat dan menjadi bagian penting hiburan rakyat, sejajar dengan kabuki. Lukisan ukiyo-e yang menggambarkan adegan sumo dan potret pegulat juga banyak diterbitkan.
🚀 Zaman Modern: Krisis, Reformasi, dan Penetapan sebagai "Olahraga Nasional"
Memasuki zaman Meiji, sumo sempat menghadapi krisis eksistensi karena dianggap "barbar". Namun, melalui serangkaian reformasi modern, sumo kembali berdiri kokoh.
Pada tahun 1909, pembangunan Kokugikan (国技館) menjadi tonggak penting. Peristiwa ini dianggap sebagai awal mula sumo secara luas diakui sebagai "kokugi" (国技, olahraga nasional). Setelah itu, organisasi dan sistem sumo terus dimodernisasi. Berkat media seperti surat kabar, radio, dan televisi, lahirlah pegulat-pegulat bintang tingkat nasional seperti Futabayama dan Taiho, dan pengaruhnya terus meluas.
Dari ritual doa kepada dewa, latihan para samurai, hingga menjadi olahraga profesional yang terorganisir saat ini, sumo tetap mempertahankan nuansa Shinto dan tata krama tradisionalnya yang khas, menjadikannya cerminan hidup budaya Jepang.
Daftar Kosakata Sumo
Istilah Dasar & Tempat
Dohyou | 土俵 | Gelanggang (ring tanah) tempat pertandingan
Rikishi | 力士 | Pegulat sumo
Mawashi | 廻し | Sabuk/ikat pinggang yang dikenakan pegulat
Heya | 部屋 | Tempat latihan/stabil tempat para pegulat tinggal dan berlatih
Basho | 場所 | Turnamen (ada 6 turnamen resmi per tahun)
Chankonabe | ちゃんこ鍋 | Sup bergizi khas sumo yang dimakan pegulat untuk menambah berat badan
Chonmage | 丁髷 | Gaya rambut tradisional (sanggul atas) yang dikenakan pegulat
Peran & Prosesi
RomajiKanji/KanaArtiGyouji | 行司 | Wasit pertandingan sumo
Yobidashi | 呼出 | Petugas yang memanggil nama pegulat
Shiko | 四股 | Gerakan mengangkat kaki tinggi dan menghentakkannya ke tanah untuk membersihkan ring
Chirichouzu | 塵手水 | Ritual bertepuk tangan sebelum bertanding untuk menunjukkan tidak membawa senjata
Shikiri | 仕切り | Posisi siap sebelum pertandingan dimulai (menundukkan badan)
Seruan dalam Pertandingan
Hakkeyoi | はっきよい | Seruan wasit agar pegulat bersemangat (mirip "Ayo!")
Nokotta | 残った | Seruan wasit saat pegulat saling kunci (artinya "Masih bertahan!")
Dosukoi | どすこい | Seruan khas pegulat sumo
Teknik Kemenangan (Kimarite)
Yorikiri | 寄り切り | Mendorong lawan keluar ring sambil memegang sabuknya
Oshidashi | 押し出し | Mendorong lawan keluar ring tanpa memegang sabuk
Uwatenage | 上手投げ | Melempar lawan dengan pegangan luar
Shitatenage | 下手投げ | Melempar lawan dengan pegangan dalam
Hatakikomi | 叩き込み | Menepuk punggung lawan agar jatuh
Tsukiotoshi | 突き落とし | Mendorong lawan ke bawah
Latihan Kaiwa (Percakapan)
Skenario: Dua orang menonton pertandingan sumo bersama.
A: すもう、見たことある?
(Sumou, mita koto aru?)
Pernah nonton sumo?
B: ううん、ない。ルールが全然わからない。
(Uun, nai. Ruuru ga zenzen wakaranai.)
Belum. Sama sekali nggak tahu aturannya.
A: 簡単だよ。相手を土俵の外に出したら勝ち。
(Kantan da yo. Aite o dohyou no soto ni dashitara kachi.)
Gampang kok. Kalau bisa mendorong lawan keluar dari ring, menang.
B: へえ。今、何て叫んでるの?「はっきよい」って。
(Hee. Ima, nante sakenderu no? "Hakkeyoi" tte.)
Oh. Itu tadi teriak apa? "Hakkeyoi"?
A: あれは行司が「頑張れ」って言ってるんだよ。
(Are wa gyouji ga "ganbare" tte itteru n da yo.)
Itu wasit (gyouji) yang bilang "semangat".
B: なるほど。あ、力士が倒れた!
(Naruhodo. A, rikishi ga taoreta!)
Oh begitu. Ah, pegulatnya jatuh!
A: 今の技は「寄り切り」だよ。
(Ima no waza wa "yorikiri" da yo.)
Teknik barusan namanya "yorikiri".
Latihan Soal
A. Pilihan Ganda
- 土俵 (Dohyou) adalah...
a. Sabuk pegulat
b. Ring tempat bertanding
c. Sup khas sumo
(Jawaban: b) - 行司 (Gyouji) bertugas sebagai...
a. Pegulat
b. Wasit
c. Koki
(Jawaban: b) - 上手投げ (Uwatenage) adalah teknik melempar dengan...
a. Pegangan dalam
b. Pegangan luar
c. Mendorong dari belakang
(Jawaban: b)
B. Isian
- Pegulat sumo disebut ______.
(Jawaban: 力士 / Rikishi) - Sabuk yang dipakai pegulat disebut ______.
(Jawaban: 廻し / Mawashi) - Makanan berkuah yang menjadi menu utama pegulat sumo adalah ______.
(Jawaban: ちゃんこ鍋 / Chankonabe)
C. Menjodohkan
寄り切り (Yorikiri) | a. Ritual bertepuk tangan
塵手水 (Chirichouzu) | b. Mendorong keluar sambil pegang sabuk
土俵 (Dohyou) | c. Ring tanah tempat bertanding
(Jawaban: Yorikiri-b, Chirichouzu-a, Dohyou-c)
Mau mahir kaiwa dengan banyak latihan berbicara di kelas? atau mau bekerja di Jepang tapi masih grogi ketika wawancara? Kamu bisa mendaftar kelas Kaiwa maupun Pra Mensetsu di Kaiwa JLC! Klik di sini untuk list program/ kelas.